Back to home
THESISPendidikan Kewarganegaraan
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN HUKUM DENGAN KESADARAN HUKUM DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAUMERE (STUDI KASUS MAHASISWA TINGKAT AKHIR PRODI PKN)

RIFKY ARFINSYAH · Okt 2026

Rifky Arfinsyah. Analisis Hubungan Antara Pengetahuan Hukum dengan Kesadaran Hukum di Kalangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere (Studi Kasus Mahasiswa PKN Tingkat Akhir). Skripsi. Maumere: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Maumere, 2026 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan hukum dengan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional serta dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Landasan teori yang digunakan adalah teori pengetahuan hukum dari H. L. A. Hart dan teori perkembangan moral dari Jean Piaget. Populasi penelitian berjumlah 34 mahasiswa dengan sampel sebanyak 32 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi Spearman Rank (rₛ) sebesar 0,316441 dengan nilai t hitung sebesar 1,823, sedangkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (df) = 30 sebesar 2,042. Karena t hitung lebih kecil dari t tabel, maka H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan hukum dengan kesadaran hukum mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan hukum bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi kesadaran hukum mahasiswa, melainkan dipengaruhi pula oleh faktor lingkungan sosial, kebiasaan, pengalaman individu, dan proses internalisasi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

ARTICLEPendidikan Kewarganegaraan
KAJIAN PERILAKU PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP TIMBULNYA KEMACETAN DI JALAN TRANS MAUMERE LARANTUKA DESA GELITING

Fitrah, Danar Aswim, Natsir Rodja · Jun 2026

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis perilaku Pedagang Kaki Lima (PKL) yang turut berkontribusi terhadap kemacetan lalu lintas di Jalan Trans Maumere–Larantuka, khususnya di wilayah Desa Geliting. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku PKL terhadap timbulnya kemacetan di Jalan Trans Maumere-Larantuka Desa Geliting. Serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam menertibkan aktivitas perdagangan di sepanjang ruas jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder, dengan informan yang meliputi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Desa Geliting, serta para pedagang kaki lima. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data terdiri atas proses reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di pasar Desa Geliting ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan antara lain yaitu, tidak mentaati peraturan lalu lintas,tidak mentaati peraturan dari Pemerintah daerah, dan tidak mentaati SK dari Pemerintah Kabupaten Sikka. Adapun hambatan dari Pemerintah daerah dalam menangani PKL adalah, PKL susah di atur, kurangnya kerja sama antara pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten dalam menertibkan PKL. Kemudian kebijakan Pemerintah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam menangani perilaku PKL yang menyebabkan kemacetan belum diimplementasikan secara optimal.

Search: cmqapz6dc00059v325ch29knq | Digital Repository